1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Pengadilan Agama Blambangan UmpuPengadilan Agama Blambangan Umpu merupakan kelanjutan dari Pengadilan Agama Kotabumi Kabupaten Lampung Utara dikarenakan pemekaran wilayah kab. Way Kanan dari Kab. Lampung Utara berdasarkan Undang-undang Nomor :12 Tahun 1999 tanggal 20 April 1999 Tentang Pembentukan Kab. Way kanan.


Pengadilan Agama Blambangan Umpu dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2002 tentang Pembentukan Pengadilan Agama Muara Tebo, Pengadilan Agama Sengeti, Pengadilan Agama Gunung Sugih, Pengadilan Agama Blanbangan Umpu, Pengadilan Agama Depok, Pengadilan Agama Cilegon, Pengadilan Agama Bontang, Pengadilan Agama Sangatta, Pengadilan Agama Buol, Pengadilan Agama Bungku, Pengadilan Agama Banggai, Pengadilan Agama Tulamutu.
 

Peta Way Kanan

Peresmian Operasional Pengadilan Agama Blambangan Umpu dilaksanakan pada tanggal 19 Pebruari 2003 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung. Sedangkan Gedung Pengadilan Agama Blambangan Umpu diresmikan Penggunaannya oleh Ketua Mahkamah Agung RI Prof.Dr.H.Bagir Manan,SH.M.Cl. pada tanggal 30 Maret 2007.

Bahwa, tugas pokok Pengadilan Agama Blambangan Umpu berdasarkan Pasal 49 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 adalah : Pengadilan agama bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara di tingkat pertama antara orang-orang yang beragama Islam di bidang: a. perkawinan; b. waris; c. wasiat; d. hibah; e. wakaf; f. zakat; g. infaq; h. shadaqah; dan i.. ekonomi syari'ah. Disamping tugas pokok di atas, Pengadilan Agama Blambangan Umpu mempunyai tugas lain yaitu menyelesaikan permohonan penetapan ahli waris, legalisasi akta keahliwarisan, memberikan keterangan, pertimbangan, dan nasihat tentang hukum Islam kepada Instansi Pemerintah se Kabupaten Way Kanan dan melaksanakan tugas-tugas pelayanan lainnya serta memberikan itsbat kesaksian Rukyah Hilal dalam penentuan awal tahun Hijriyah.